Selasa, 26 Januari 2016

Makalah Komunikasi Organisasi


I.                   PEMBAHASAN

A.    Definisi
Hubungan timbal balik antar individu dalam konteks organisasi, dimana terdapat jaringan pesan antara satu dengan yang lain, sertaadanya saling kebergantungan antara anggota organisasi tersebut.
Menurut Frank Jefkinse mengatakan bahwa komunikasi organisasi terdiri atas semua bentuk-bentuk komunikasi yang direncanakan, ke arah luar dan ke arah dalam, antarasebuah organisasi dan publiknya karena tujuan dari pencapaian sasaran tertentu engenai pemahaman.
B.     Aspek Komunikasi Organisasi
Menurut Pace dan Faules (2002:553) mengatakan komunikasi organisasi meliputi aspek-aspek, yaitu:
a.       Peristiwa komunikasi. Berkaitan dengan seberapa jauh informasi ditampilkan dan disebarkan keseluruh bagian organisasi,
b.      Iklim komunikasi organisasi. Iklim organiasi terdiri dari persepsi-persepsi atau unsur-unsur organisasi dan pengaruh unsur-unsur tersebut terhadap komunikasi.
c.       Kepuasan komunikasi organisasi. Kepuasan komunikasi digunakan untuk menyatakan keseluruhan tingkat kepuasan yang dirasakan pegawai dalam lingkungan total kounikasinya.
C.     Faktor Yang Mepengaruhi
1.      Saluran komunikasi formal
2.      Struktur wewenang organisasi
3.      Spesialisasi jabatan
4.      Pemilikan informasi
5.      Saluran komunikasi
6.      Komunikasi vertical
7.      Komunikasi lateral
8.      Komunikasi diagonal
9.      Peranan informasi informal
D.    Tipe Komunikasi
1.      Tipe komunikasi dengan diri sendiri
Proses komunikasi yang terjadi di dalam diri individu atau berkomunikasi dengan dirinya sendiri
2.      Tipe komunikasi antarpribadi
Proses komunikasi yang berlangsung antar dua orang atau lebih secara tatap muka.
3.      Tipe komunikasi public
Proses komunikasi yang dimana pesan-pesan disampaikan oleh pembicara dalam situasi tatap muka di depan khalayak yang lebih besar.
4.      Tipe komunikasi massa
Proses komunikasi yang berlangsung dimana pesannya dikirim dari sumber yang melembaga kepada khalayak yang sifatnya massa melalui alat-alat yang bersifat mekanis
E.     Proses Komunikasi
Dalam proses komunikasi yang cerdas senantiasa terjadi dialog, yang kemudian akan menghasilkan respons, baik dalam bentuk proses langsung. Melalui dialog interaktif, aspirasi kedua belah pihak dapat disampaikan secara langsung, adil, dan proposional sehingga dicapai situasi dimana saling memahami.
F.      Hambatan
·         Hambatan-hambatan organisasional
·         Hambatan-hambatan antar pribadi
·         Pendengaran lemah
·         Semakin besar organisasi semakin sulit effiisensi komunikasi
·         Tidak adanya konsistensi komunikasi

Sumber : Hafied Cangara, 2004. Pengantar ilmu komunikasi. Jakarta: Penerbit Raja Grafindo Persada.
Amar Suteja. Diunduh Selasa, 26 Januari 2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar