Makalah Psikologi Manajemen
Sumber Daya Manusia
Eka Nanda Safitri (12513810)
FAKULTAS PSIKOLOGI
UNIVERSITAS GUNADARMA
DESEMBER 2015
i.
Definisi Sumber
Daya Manusia
Menurut Sonny Sumarsono, sumber daya manusia atau
human recources mengandung dua pengertian. Pertama, adalah usaha kerja atau
jasa yang dapat diberikan dalam proses produksi. Dalam hal lain SDM
mencerminkan kualitas usaha yang diberikan oleh seseorang dalam waktu tertentu
untuk menghasilkan barang dan jasa. Pengertian kedua, SDM menyangkut manusia
yang mampu bekerja untuk memberikan jasa atau usaha kerja tersebut. Mampu bekerja
berarti mampu melakukan kegiatan yang mempunyai kegiatan ekonomis, yaitu bahwa
kegiatan tersebut menghasilkan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan atau
masyarakat.
Kemudian menurut Mathis dan Jackson SDM adalah
rancangan sistem-sistem formal dalam sebuah organisasi untuk memastikan
penggunaan bakat manusia secara efektif dan efisien guna mencapai tujuan
organisasi. Demikian pula menurut The Chartered Institute of Personel and
Development (CIPD). Sumber daya manusia dinyatakan sebagai strategi perancangan,
pelaksanaan dan pemeliharaan untuk mengelola manusia untuk kinerja usaha yang
optimal termasuk kebijakan pengembangan dan proses untuk mendukung strategi.
ii.
Hal Yang
Dipelajari Dalam Sumber Daya Manusia
Sebagai ilmu, SDM dipelajari dalam manajemen sumber
daya manusia (MSDM). Dalam bidang ilmu ini, terjadi sintesa antara ilmu
manajemen dan psikologi. Mengingat struktur SDM dalam industri-organisasi
dipelajari oleh ilmu manajemen, sementara manusianya sebagai subjek pelaku
adalah bidang kajian ilmu psikologi.
1.
Macam-macam sumber daya manusia
·
Manusia sebagai
sumber daya fisik
Dengan energi yang
tersimpan dalam ototnya manusia dapat bekerja dalam berbagai bidang, antara
lain: bidang perindustrian, transportasi, perkebunan, perikanan, perhutanan dan
peternakan.
·
Manusia sebagai
sumber daya mental
Kemampuan berpikir
manusia merupakan suatu sumber daya alam yang sangat penting, karena berpikir
merupakan landasan utama bagi kebudayaan. Manusia sebagai makhluk hidup
berbudaya, mampu mengolah sumber daya alam untuk kepentingan hidupnya dan mampu
mengubah keadaan sumber daya alam berkat kemajuan ilmu dan teknologinya.
2.
Perkembangan sumber daya manusia
Untuk pendidikan dan pelatihan ini
langkah awalnya perlu dilakukan analisis kebutuhan atau need assesment, yang menyangkut tiga aspek, yaitu :
1)
Analisis Organisasi,
untuk menjawab pertanyaan : “bagaimana organisasi melakukan pelatihan bagi
pekerjaannya”
2)
Analisis Pekerjaan,
dengan pertanyaan : “Apa yang harus diajarkan atau dilatihkan agar pekerja
mampu melaksanakan tugas atau pekerjaannya”
3)
Analisis Pribadi,
menekankan “Siapa membutuhkan pendidikan dan pelatihan apa”. Hasil analisis
ketiga aspek tersebut dapat memberikan gambaran tingkat kemampuan atau kinerja
pegawai yang ada di organisasi tersebut.
3.
Pemanfaatan sumber tenaga kerja dan kompensasi
Program kompensasi karyawan dirancang:
1)
Menarik karyawan
yang cakap ke dalam organisasi.
2)
Memotivasi karyawan
mencapai prestasi unggul.
3)
Mencapai masa
dinas yang panjang
Sesuai fungsinya didalam perusahaan ada dua macam
tenaga kerja:
1)
Tenaga Eksekutif,
mengambil keputusan dan melaksanakan fungsi organisasi manajemen.
2)
Tenaga Operatif,
tenaga terampil menguasai pekerjaan sehingga tugas dapat dilaksanakan dengan
baik. Ada tiga tenaga terampil”
-
Tenaga terampil
(skilled labor)
-
Tenaga setengah
terampil (semi skilled labor)
-
Tenaga tidak
terampil (unskilled labor)
4.
Hubungan perburuhan
Hubungan perburuhan dalam pancasila
adalah hubungan antara unsur-unsur dalam produksi yaitu buruh, pengusaha dan
pemerintah yang didasarkan pada nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Dengan
demikian, inti dari pola hubungan perburuhan Pancasila adalah bahwa setiap
perselisihan perburuhan yang terjadi harus diupayakan diselesaikan melalui
musyawarah untuk mufakat. Bila terjadi ketidaksepakatan, buruh punya senjata
yang dapat digunakan:
a.
Boikot
b.
Pemogokan
c.
Penghasutan
d.
Memperlambat kerja
5.
Perserikatan saat ini
Tipe-tipe serikat karyawan:
a.
Craft Unions. Anggotanya
adalah karyawan yang punya keterampilan yang sama. Seperti tukang kayu.
b.
Industrial Unions.
Dibentuk berdasarkan lokasi pekerjaan yang sama. Serikat ini terdiri pekerja
tidak berketerampilan maupun berketerampilan dalam perusahaan atau industri
tertentu.
c.
Mixed Unions. Mencakup
pekerja terampil, tidak terampil dan setengan terampil dari suatu lokal
tertentu tidak memandang dari industri mana.
6.
Hukum-hukum yang mengatur hubungan antar tenaga
kerja dengan manajer
Ada tiga perjanjian kerja bersama, yaitu:
a.
Closed Shop
Agreement
Hanya berlaku bagi
pekerja yang telah bergabung menjadi anggota serikat (persatuan)
b.
Union Shop
Agreement
Mengharuskan para
pekerja untuk menjadi anggota serikat untuk perode waktu tertentu
c.
Open Shop
Ageement
Memberikan kebebasan
pekerja untuk menjadi atau tidak anggota serikat kerja
7.
Bagaimana serikat pekerja diorganisasikan dan
disahkan
Bahwa berdasaran UU No 21 Tahun 2000
tentang serikat pekerja/serikat buruh ditetapkan bahwa “serikat pekerja/
serikat buruh adalah organisasi yang dibentuk dari, oleh, dan untuk
pekerja/buruh baik di perusahaan maupun diluar perusahaan, yang bersifat bebas,
terbuka, mandiri, demokratis, dan bertanggung jawab guna memperjuangkan,
membela serta melindungi hak kepentingan pekerja/buruh serta meningkatkan
kesejahteraan pekerja/buruh dan keluarganya”.
Bahwa berdasarkan UU No 21 Tahun 2000
maka dapat diuraikan unsur-unsur serikat pekerja/serikat buruh adalah sebagai
berikut:
·
Serikat
pekerja/serikat buruh adalah organisasi
·
Serikat pekerja/serikat
buruh dibentuk dari, oleh, dan untuk pekerja/buruh baik di perusahaan maupun di
luar perusahaan
·
Serikat pekerja/serikat
buruh bersifat bebas, terbuka, mandiri, demokratis, dan bertanggung jawab
·
Serikat pekerja/serikat
buruh dibentuk guna memperjuangkan, membela serta melindungi hak dan
kepentingan pekerja/buruh serta meningkatkan kesejahteraan pekerja/buruh dan
keluarganya.
iii.
Perbedaan Antara
PSDM Dengan MSDM
a.
Pengertian PSDM
Andrew E. Sikula mengemukakan bahwa
perencanaan sumber daya manusia atau perencanaan tenaga kerja didefinisakan
sebagai proses menentukan kebutuhan tenaga kerja dan berarti mempertemukan
kebutuhan tersebut agar pelaksananya berinteraksi dengan rencana organisasi
b.
Pengertian MSDM
Manajemen sumber daya manusia adalah
suatu proses menangani berbagai masalah pada ruang lingkup karyawan, pegawai,
buruh, manajer dan tenaga kerja lainnya untuk dapat menunjang aktivitas
organisasi atau perusahaan demi mencapai
tujuan yang telah ditentukan.
c.
Perbedaan PSDM v
MSDM
·
Manajemen Sumber
Daya Manusia bersifat proaktif daripada PSDM
·
PSDM lebih
reaktif
·
MSDM mencakup
sistem lebih luas daripada PSDM yang harus dari bagian per bagian
·
MSDM
memperlakukan pekerja sebagai modal sosial daripada PSDM yang hanya sebagai biaya
variabel
·
MSDM lebih
berorientasi pada tujuan sedangkan PSDM membutuhkan hasil
·
MSDM
pendekatannya secara modern sedangkan PSDM secara klasik
·
MSDM menganggap
bahwa karyawan adalah asset (kekayaan) utama organisasi, jadi harus dipelihara
dengan baik. PSDM adalah menganggap karyawan adalah faktor produksi, jadi harus
dimanfaatkan secara produktif
·
MSDM dikaji
secara makro, sedangkan PSDM dikaji secara mikro
iv.
Daftar Pustaka
Samsudin., sadili. Manajemen sumber daya manusia. Bandung: Pustaka
Widyatmini. 1996. Pengantar bisnis. Depok: Gunadarma
humancapitaljournal.com., diunduh 22 Desember 2015
